Skenario Kasus Adjustment Dosis Akibat Gangguan Fungsi Ginjal (CKD)

Kategori: Farmasi Klinis & Komunitas Dipublikasikan pada 16 November 2025 Oleh: Dr.apt. Syuhada, M.Farm.

KASUS 1 – Penyesuaian Dosis Metformin (Risiko Asidosis Laktat)

Data Pasien

  • Nama: Tn. A

  • Usia: 67 tahun

  • Diagnosis: DM tipe 2, CKD stadium 3b

  • Obat: Metformin 850 mg 3x/hari

  • Lab:

    • GFR: 32 mL/min/1.73m²

    • Kreatinin: 2,0 mg/dL

  • Keluhan: Mual, cepat lelah

Penilaian

  • Dosis metformin terlalu tinggi untuk GFR < 45, dan berisiko pada GFR < 30–35.

  • Dosis harus dikurangi atau diganti ke obat lain (SGLT2-i atau DPP-4 inhibitor).

Adjustment dosis:

Hentikan atau turunkan ke 500 mg 1x–2x/hari, evaluasi risiko/benefit.


KASUS 2 – Penurunan Dosis Allopurinol (Risiko Stevens-Johnson)

Data Pasien

  • Nama: Ny. B

  • Usia: 60 tahun

  • Diagnosis: Gout kronis, CKD stadium 4

  • Obat: Allopurinol 300 mg 1x/hari

  • Lab:

    • GFR: 18 mL/min/1.73m²

    • Asam urat: 9,8 mg/dL

Penilaian

  • Allopurinol harus disesuaikan karena akumulasi metabolit → risiko rash serius dan SJS/TEN.

Adjustment dosis:

Turunkan dosis menjadi 50–100 mg/hari, lalu titrasi perlahan sesuai urat.


KASUS 3 – Penyesuaian Dosis Enoksaparin (LMWH)

Data Pasien

  • Nama: Tn. C

  • Usia: 72 tahun

  • Diagnosis: DVT, CKD stadium 3b

  • Obat: Enoxaparin 1 mg/kg 2x/hari

  • Lab:

    • GFR: 35 mL/min/1.73m²

    • Berat badan: 70 kg

  • Keluhan: Mudah memar

Penilaian

  • Pada GFR < 30–40, enoksaparin mudah terakumulasi → risiko perdarahan.

Adjustment dosis:

Ubah menjadi 1 mg/kg 1x/hari atau pertimbangkan anti-Xa monitoring.


KASUS 4 – Penyesuaian Dosis Ceftriaxone?—Kasus Pembanding

Data Pasien

  • Nama: Ny. D

  • Usia: 58 tahun

  • Diagnosis: Pneumonia, CKD stadium 3

  • Obat: Ceftriaxone 2 g 1x/hari

  • Lab:

    • GFR: 42 mL/min/1.73m²

Penilaian

  • Ceftriaxone diekskresikan oleh ginjal dan hatitidak perlu adjustment sampai GFR < 10.

Keputusan:

Tidak perlu penyesuaian dosis.
(Contoh kasus untuk membedakan obat yang memerlukan adjustment vs yang tidak.)


KASUS 5 – Penyesuaian Dosis Gabapentin (Risiko Sedasi dan Akumulasi)

Data Pasien

  • Nama: Tn. E

  • Usia: 65 tahun

  • Diagnosis: Neuropati diabetik, CKD stadium 4

  • Obat: Gabapentin 600 mg 3x/hari

  • Lab:

    • GFR: 20 mL/min/1.73m²

  • Keluhan: Mengantuk berat, bicara pelo, pusing

Penilaian

  • Gabapentin 100% diekskresikan ginjal → wajib disesuaikan.

Adjustment dosis:

Turunkan ke 300 mg 1x–2x/hari, atau 100–300 mg sesuai toleransi.


RINGKASAN SINGKAT ADJUSTMENT

Obat GFR Pasien Masalah Adjustment
Metformin 32 Risiko asidosis Kurangi / hentikan
Allopurinol 18 Risiko SJS/TEN Turunkan ke 50–100 mg
Enoxaparin 35 Risiko perdarahan 1x/hari
Ceftriaxone 42 Tidak butuh adjustment Tetap
Gabapentin 20 Akumulasi → sedasi Turunkan dosis
102 views 0 likes
Kembali ke Beranda

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar.

Kalkulator Klinik

Formula Cockroft-Gault
GFR = ((140-umur) × BB × k) / (72 × SCr)
k = 1.0 (pria), 0.85 (wanita) | Normal: >90 mL/min/1.73m²

Perhitungan GFR (Cockroft-Gault)