Pharmacy home care (Pelayanan kefarmasian dirumah)
Pelayanan kefarmasian di rumah, atau yang dikenal dengan istilah pharmacy home care, telah menjadi salah satu solusi inovatif dalam pelayanan kesehatan modern. Layanan ini memungkinkan pasien untuk mendapatkan perawatan farmasi di lingkungan rumah mereka sendiri, yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Pharmacy home care terutama bermanfaat bagi pasien dengan kondisi kronis yang memerlukan terapi jangka panjang dan pengawasan medis yang berkelanjutan. Kegiatan pelayanan ini tidak dapat diberikan kepada sembarangan pasien, mengingat waktu pelayanan yang cukup lama. Maka diperlukan prioritas pasien yang dianggap perlu mendapatkan pelayanan ini. Kriteria nya seperti pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan perhatian khusus terhadap penggunaan obat, pasien dengan terapi jangka panjang, dan pasien dengan resiko. Di banyak negara, pharmacy home care sudah menjadi bagian integral dari sistem kesehatan. Layanan ini umumnya mencakup berbagai aktivitas, seperti penyediaan obat-obatan, konseling pasien, pemantauan efek samping, dan pengelolaan terapi obat. Farmasis yang terlibat dalam pelayanan ini tidak hanya berperan dalam mendistribusikan obat, tetapi juga bertindak sebagai konsultan kesehatan yang memberikan edukasi dan dukungan kepada pasien serta keluarga mereka. Penelitian menunjukkan bahwa pharmacy home care dapat meningkatkan hasil klinis dan kualitas hidup pasien. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Managed Care & Specialty Pharmacy menemukan bahwa intervensi farmasi di rumah dapat mengurangi tingkat rawat inap dan kunjungan ke unit gawat darurat. Ini disebabkan oleh pengawasan yang lebih baik terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan regimen terapi mereka, serta deteksi dini terhadap potensi efek samping obat. Namun, implementasi layanan ini juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil dan terlatih. Farmasis yang terlibat dalam home care harus memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai aspek farmakoterapi, serta kemampuan komunikasi yang baik untuk berinteraksi dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya. Selain itu, regulasi dan standar yang ketat diperlukan untuk memastikan kualitas dan keamanan layanan yang diberikan. Dari perspektif teknologi, perkembangan telefarmasi dan alat kesehatan digital turut mendukung pelaksanaan pharmacy home care. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kesehatan pasien dari jarak jauh dan memberikan akses real-time bagi farmasis untuk berkomunikasi dengan pasien. Dengan demikian, pharmacy home care tidak hanya memberikan manfaat klinis tetapi juga dapat mengurangi beban sistem kesehatan dengan mengurangi kebutuhan perawatan di fasilitas kesehatan. Secara keseluruhan, pharmacy home care adalah langkah strategis dalam meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas pelayanan kesehatan. Dengan kolaborasi antara farmasis, dokter, dan profesional kesehatan lainnya, layanan ini dapat menjadi bagian penting dari strategi perawatan kesehatan di masa depan. Potensi pengembangan lebih lanjut dari layanan ini akan sangat bergantung pada dukungan kebijakan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan. 📌 Artikel ini dibuat oleh AI dan: Jessica lidia putri sihotang.
Berita Terkait
Menyusun Kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam Penelitian Farmasi
Dalam dunia riset farmasi, baik itu di laboratorium, uji praklinis pada hewan, maupun studi klinis k...
Penurunan Kadar Albumin dan Asites
Penurunan kadar albumin dalam tubuh manusia sering kali dikaitkan dengan berbagai kondisi medis yang...
Beyond Use Date Sediaan Steril
1. Kategori Lingkungan (Category 1, 2, 3) · Katego...
Beyond Use Date Sediaan Non-Steril
1. Beyond-Use Date (BUD) Tanggal batas penggunaan setelah sediaan selesai diracik. Setelah melewati...