Contoh Resep Obat Injeksi
1. Resep Vial Antibiotik (IV Bolus)
Kasus: Pasien infeksi bakteri memerlukan injeksi Ceftriaxone.
A. Kelengkapan Resep
dr. Budi Santoso, Sp.PD
SIP: 123/SIP-D/2025
Jalan Kesehatan No. 10, Jakarta
Telp: (021) 555-1234
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025
R/ Ceftriaxone 1 g fl No. III
S.i.m.m (signa in manus medici)
(Pro inj. IV per 12 jam)
R/ Water for Injection (WFI) 10 ml amp No. III
S. pro inj.
paraf dokter
------------------------------------------------
Pro : Tn. Ahmad
Umur : 45 Tahun
Alamat : Jl. Merpati No. 5
B. Instruksi Rekonstitusi
-
Sediaan: Vial berisi serbuk kering 1 gram Ceftriaxone.
-
Pelarut: Water for Injection (WFI) atau NaCl 0.9%.
-
Prosedur:
-
Ambil 10 ml WFI menggunakan spuit.
-
Suntikkan perlahan ke dalam vial Ceftriaxone (melalui dinding vial untuk mencegah busa berlebih).
-
Kocok perlahan (swirl) hingga larut sempurna dan jernih (kuning transparan).
-
Konsentrasi Akhir: ± 100 mg/ml (karena ada displacement volume dari serbuk).
-
Ambil larutan sesuai dosis yang dibutuhkan dan berikan secara IV Bolus perlahan (3-5 menit).
-
2. Resep Vial Gastroprotektor (IV Bolus)
Kasus: Pasien dengan perdarahan saluran cerna atas (Injeksi Omeprazole).
A. Kelengkapan Resep
dr. Sarah Wijaya, Sp.PD-KGEH
SIP: 445/SIP-D/2024
RS Sehat Sentosa, Poli Penyakit Dalam
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025
R/ Omeprazole 40 mg vial No. II
S.i.m.m (IV Bolus pelan)
R/ Spuit 10 cc No. II
S. uc
paraf dokter
------------------------------------------------
Pro : Ny. Rina
Umur : 50 Tahun
BB : 60 Kg
B. Instruksi Rekonstitusi
-
Sediaan: Vial serbuk liofilisat Omeprazole 40 mg.
-
Pelarut: Biasanya disertakan pelarut khusus (10 ml) dalam kemasan, atau gunakan WFI 10 ml. Jangan gunakan NaCl atau Dextrose untuk rekonstitusi awal bolus karena masalah stabilitas pH.
-
Prosedur:
-
Ambil 10 ml pelarut bawaan/WFI.
-
Masukkan ke dalam vial.
-
Putar vial perlahan hingga larut. Jangan dikocok terlalu kuat.
-
Larutan harus digunakan segera (stabilitas setelah rekonstitusi sangat singkat, < 4 jam).
-
Suntikkan secara IV lambat (minimal 2,5 menit) dengan kecepatan maksimal 4 ml/menit.
-
3. Resep Vial Antibiotik (IV Drip/Infus)
Kasus: Infeksi berat memerlukan Meropenem.
A. Kelengkapan Resep
dr. Gunawan, Sp.P
SIP: 567/SIP-D/2023
Klinik Paru Sehat
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025
R/ Meropenem 1 g vial No. III
S.i.m.m (Drip dalam 100ml NaCl)
(3 x 1 g)
R/ NaCl 0.9% 100 ml fl No. III
S. pro infus
paraf dokter
------------------------------------------------
Pro : Tn. Joko
Umur : 62 Tahun
No. RM : 00-12-34
B. Instruksi Rekonstitusi & Pengenceran
-
Sediaan: Vial serbuk Meropenem 1 gram.
-
Pelarut Awal: WFI 10 ml atau 20 ml.
-
Prosedur:
-
Langkah 1 (Rekonstitusi): Masukkan 10-20 ml WFI ke dalam vial. Kocok hingga jernih. Catatan: Meropenem bersifat higroskopis dan saat dilarutkan bisa menghasilkan sedikit gas (tekanan positif), biarkan udara keluar dari spuit jika perlu.
-
Langkah 2 (Pengenceran): Ambil seluruh hasil rekonstitusi dari vial, masukkan ke dalam botol infus/kantong infus (Piggybag) berisi NaCl 0.9% 100 ml.
-
Campurkan dengan membolak-balik botol infus.
-
Berikan secara drip infus selama 15-30 menit.
-
4. Resep Ampul Anti-Kejang (Pengenceran Ketat)
Kasus: Pasien epilepsi memerlukan Phenytoin (Fenitoin).
A. Kelengkapan Resep
dr. Andi Neurolog, Sp.S
SIP: 890/SIP-D/2025
RS Saraf Terpadu
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025
R/ Phenytoin Na 100 mg/2ml amp No. V
S.i.m.m (Loading dose IV)
R/ NaCl 0.9% 100 ml fl No. I
S. pro solv
paraf dokter
------------------------------------------------
Pro : An. Dito
Umur : 12 Tahun
BB : 40 Kg
B. Instruksi Pelarutan (Penting!)
-
Sediaan: Cairan dalam ampul (biasanya 50 mg/ml).
-
Pelarut: HANYA NaCl 0.9%. (Dilarang menggunakan Dextrose/Glukosa karena akan menyebabkan obat mengkristal/presipitasi).
-
Prosedur:
-
Hitung dosis (misal loading dose 15 mg/kg).
-
Ambil volume Phenytoin yang dibutuhkan dari ampul.
-
Injeksikan ke dalam larutan infus NaCl 0.9% 100 ml.
- Konsentrasi akhir tidak boleh melebihi 6,7 mg/ml untuk mencegah flebitis.
-
Berikan segera (tidak boleh disimpan lama setelah diencerkan).
-
5. Resep Vial Antibiotik (Two-Step Dilution)
Kasus: Pasien MRSA memerlukan Vancomycin.
A. Kelengkapan Resep
dr. Linda, Sp.PD-KPTI
SIP: 221/SIP-D/2025
Jalan Sudirman No. 45
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025
R/ Vancomycin 500 mg vial No. II
S.i.m.m (Drip lambat > 60 menit)
R/ WFI 10 ml No. II
S. pro solv
R/ NaCl 0.9% 100 ml fl No. II
S. pro infus
paraf dokter
------------------------------------------------
Pro : Tn. Rudi
Umur : 55 Tahun
Diagnosa: Infeksi MRSA
B. Instruksi Rekonstitusi & Pengenceran
-
Sediaan: Serbuk liofilisat dalam vial.
-
Langkah 1 (Rekonstitusi):
-
Larutkan 500 mg Vancomycin dengan 10 ml WFI.
-
Pastikan serbuk larut sempurna.
-
-
Langkah 2 (Pengenceran Lanjut):
-
Ambil larutan hasil rekonstitusi tersebut, masukkan ke dalam 100 ml NaCl 0.9%.
-
-
Instruksi Pemberian (Krusial):
-
Harus diberikan secara IV Drip Lambat minimal selama 60 menit.
-
Pemberian cepat dapat menyebabkan Red Man Syndrome (kemerahan pada wajah/leher, hipotensi) akibat pelepasan histamin.
-
Tips Umum Administrasi:
-
WFI (Water for Injection): Digunakan utama untuk melarutkan serbuk menjadi cairan pekat.
-
NaCl 0.9%: Digunakan sebagai pengencer (diluen) untuk mencapai volume infus atau isotonisitas.
-
Labeling: Setelah direkonstitusi, vial harus segera diberi label berisi: Tanggal & Jam pelarutan, Konsentrasi akhir (mg/ml), dan Nama pelarut yang digunakan.
Berita Terkait
Menyusun Kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam Penelitian Farmasi
Dalam dunia riset farmasi, baik itu di laboratorium, uji praklinis pada hewan, maupun studi klinis k...
Penurunan Kadar Albumin dan Asites
Penurunan kadar albumin dalam tubuh manusia sering kali dikaitkan dengan berbagai kondisi medis yang...
Beyond Use Date Sediaan Steril
1. Kategori Lingkungan (Category 1, 2, 3) · Katego...
Beyond Use Date Sediaan Non-Steril
1. Beyond-Use Date (BUD) Tanggal batas penggunaan setelah sediaan selesai diracik. Setelah melewati...