Contoh Resep Obat Injeksi

Kategori: Farmasi Klinis & Komunitas Dipublikasikan pada 29 November 2025 Oleh: Dr.apt. Syuhada, M.Farm.

1. Resep Vial Antibiotik (IV Bolus)

Kasus: Pasien infeksi bakteri memerlukan injeksi Ceftriaxone.

A. Kelengkapan Resep

dr. Budi Santoso, Sp.PD
SIP: 123/SIP-D/2025
Jalan Kesehatan No. 10, Jakarta
Telp: (021) 555-1234
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025

R/  Ceftriaxone 1 g fl No. III
    S.i.m.m (signa in manus medici)
    (Pro inj. IV per 12 jam)

R/  Water for Injection (WFI) 10 ml amp No. III
    S. pro inj.

                        paraf dokter
------------------------------------------------
Pro     : Tn. Ahmad
Umur    : 45 Tahun
Alamat  : Jl. Merpati No. 5

 

B. Instruksi Rekonstitusi

  1. Sediaan: Vial berisi serbuk kering 1 gram Ceftriaxone.

  2. Pelarut: Water for Injection (WFI) atau NaCl 0.9%.

  3. Prosedur:

    • Ambil 10 ml WFI menggunakan spuit.

    • Suntikkan perlahan ke dalam vial Ceftriaxone (melalui dinding vial untuk mencegah busa berlebih).

    • Kocok perlahan (swirl) hingga larut sempurna dan jernih (kuning transparan).

    • Konsentrasi Akhir: ± 100 mg/ml (karena ada displacement volume dari serbuk).

    • Ambil larutan sesuai dosis yang dibutuhkan dan berikan secara IV Bolus perlahan (3-5 menit).


2. Resep Vial Gastroprotektor (IV Bolus)

Kasus: Pasien dengan perdarahan saluran cerna atas (Injeksi Omeprazole).

A. Kelengkapan Resep

 
dr. Sarah Wijaya, Sp.PD-KGEH
SIP: 445/SIP-D/2024
RS Sehat Sentosa, Poli Penyakit Dalam
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025

R/  Omeprazole 40 mg vial No. II
    S.i.m.m (IV Bolus pelan)

R/  Spuit 10 cc No. II
    S. uc

                        paraf dokter
------------------------------------------------
Pro     : Ny. Rina
Umur    : 50 Tahun
BB      : 60 Kg

 

B. Instruksi Rekonstitusi

  1. Sediaan: Vial serbuk liofilisat Omeprazole 40 mg.

  2. Pelarut: Biasanya disertakan pelarut khusus (10 ml) dalam kemasan, atau gunakan WFI 10 ml. Jangan gunakan NaCl atau Dextrose untuk rekonstitusi awal bolus karena masalah stabilitas pH.

  3. Prosedur:

    • Ambil 10 ml pelarut bawaan/WFI.

    • Masukkan ke dalam vial.

    • Putar vial perlahan hingga larut. Jangan dikocok terlalu kuat.

    • Larutan harus digunakan segera (stabilitas setelah rekonstitusi sangat singkat, < 4 jam).

    • Suntikkan secara IV lambat (minimal 2,5 menit) dengan kecepatan maksimal 4 ml/menit.


3. Resep Vial Antibiotik (IV Drip/Infus)

Kasus: Infeksi berat memerlukan Meropenem.

A. Kelengkapan Resep

dr. Gunawan, Sp.P
SIP: 567/SIP-D/2023
Klinik Paru Sehat
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025

R/  Meropenem 1 g vial No. III
    S.i.m.m (Drip dalam 100ml NaCl)
    (3 x 1 g)

R/  NaCl 0.9% 100 ml fl No. III
    S. pro infus

                        paraf dokter
------------------------------------------------
Pro     : Tn. Joko
Umur    : 62 Tahun
No. RM  : 00-12-34

 

B. Instruksi Rekonstitusi & Pengenceran

  1. Sediaan: Vial serbuk Meropenem 1 gram.

  2. Pelarut Awal: WFI 10 ml atau 20 ml.

  3. Prosedur:

    • Langkah 1 (Rekonstitusi): Masukkan 10-20 ml WFI ke dalam vial. Kocok hingga jernih. Catatan: Meropenem bersifat higroskopis dan saat dilarutkan bisa menghasilkan sedikit gas (tekanan positif), biarkan udara keluar dari spuit jika perlu.

    • Langkah 2 (Pengenceran): Ambil seluruh hasil rekonstitusi dari vial, masukkan ke dalam botol infus/kantong infus (Piggybag) berisi NaCl 0.9% 100 ml.

    • Campurkan dengan membolak-balik botol infus.

    • Berikan secara drip infus selama 15-30 menit.


4. Resep Ampul Anti-Kejang (Pengenceran Ketat)

Kasus: Pasien epilepsi memerlukan Phenytoin (Fenitoin).

A. Kelengkapan Resep

dr. Andi Neurolog, Sp.S
SIP: 890/SIP-D/2025
RS Saraf Terpadu
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025

R/  Phenytoin Na 100 mg/2ml amp No. V
    S.i.m.m (Loading dose IV)

R/  NaCl 0.9% 100 ml fl No. I
    S. pro solv

                        paraf dokter
------------------------------------------------
Pro     : An. Dito
Umur    : 12 Tahun
BB      : 40 Kg

 

B. Instruksi Pelarutan (Penting!)

  1. Sediaan: Cairan dalam ampul (biasanya 50 mg/ml).

  2. Pelarut: HANYA NaCl 0.9%. (Dilarang menggunakan Dextrose/Glukosa karena akan menyebabkan obat mengkristal/presipitasi).

  3. Prosedur:

    • Hitung dosis (misal loading dose 15 mg/kg).

    • Ambil volume Phenytoin yang dibutuhkan dari ampul.

    • Injeksikan ke dalam larutan infus NaCl 0.9% 100 ml.

    • Konsentrasi akhir tidak boleh melebihi 6,7 mg/ml untuk mencegah flebitis.
    • Berikan segera (tidak boleh disimpan lama setelah diencerkan).


5. Resep Vial Antibiotik (Two-Step Dilution)

Kasus: Pasien MRSA memerlukan Vancomycin.

A. Kelengkapan Resep

dr. Linda, Sp.PD-KPTI
SIP: 221/SIP-D/2025
Jalan Sudirman No. 45
------------------------------------------------
Jakarta, 30 November 2025

R/  Vancomycin 500 mg vial No. II
    S.i.m.m (Drip lambat > 60 menit)

R/  WFI 10 ml No. II
    S. pro solv

R/  NaCl 0.9% 100 ml fl No. II
    S. pro infus

                        paraf dokter
------------------------------------------------
Pro     : Tn. Rudi
Umur    : 55 Tahun
Diagnosa: Infeksi MRSA

B. Instruksi Rekonstitusi & Pengenceran

  1. Sediaan: Serbuk liofilisat dalam vial.

  2. Langkah 1 (Rekonstitusi):

    • Larutkan 500 mg Vancomycin dengan 10 ml WFI.

    • Pastikan serbuk larut sempurna.

  3. Langkah 2 (Pengenceran Lanjut):

    • Ambil larutan hasil rekonstitusi tersebut, masukkan ke dalam 100 ml NaCl 0.9%.

  4. Instruksi Pemberian (Krusial):

    • Harus diberikan secara IV Drip Lambat minimal selama 60 menit.

    • Pemberian cepat dapat menyebabkan Red Man Syndrome (kemerahan pada wajah/leher, hipotensi) akibat pelepasan histamin.


Tips Umum Administrasi:

  • WFI (Water for Injection): Digunakan utama untuk melarutkan serbuk menjadi cairan pekat.

  • NaCl 0.9%: Digunakan sebagai pengencer (diluen) untuk mencapai volume infus atau isotonisitas.

  • Labeling: Setelah direkonstitusi, vial harus segera diberi label berisi: Tanggal & Jam pelarutan, Konsentrasi akhir (mg/ml), dan Nama pelarut yang digunakan.

62 views 0 likes
Kembali ke Beranda

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar.

Kalkulator Klinik

Formula Cockroft-Gault
GFR = ((140-umur) × BB × k) / (72 × SCr)
k = 1.0 (pria), 0.85 (wanita) | Normal: >90 mL/min/1.73m²

Perhitungan GFR (Cockroft-Gault)