Compounding Sediaan Salep

Nomor SOP: SOP/33/2025

← Kembali ke Daftar

Status: Aktif

Tanggal Terbit: 2025-10-01

Tanggal Review: Belum ditentukan

Dibuat oleh: Dr.apt. Syuhada, M.Farm.

📝 Deskripsi Ringkas

SOP ini bertujuan untuk memberikan panduan standar dalam proses peracikan sediaan salep untuk memastikan kualitas, keamanan, dan efikasi produk sesuai dengan resep dokter. Kepatuhan terhadap SOP ini penting untuk meminimalkan risiko kesalahan dan menghasilkan sediaan salep yang optimal untuk pasien.

📄 Isi Lengkap SOP

Sebelum memulai proses peracikan salep, pastikan semua persiapan telah dilakukan dengan benar dan lengkap. Ini meliputi penyiapan area kerja, alat dan bahan yang diperlukan. Berikut adalah langkah-langkah rinci yang perlu diikuti:

1. Persiapan Awal:

a. Pastikan area peracikan bersih dan bebas dari kontaminasi. Disinfeksi meja kerja dan semua peralatan yang akan digunakan.
b. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan dengan handuk bersih atau pengering tangan. Gunakan sarung tangan sekali pakai.
c. Siapkan semua bahan yang dibutuhkan sesuai resep, termasuk bahan aktif dan basis salep. Pastikan semua bahan memiliki tanggal kadaluarsa yang valid.
d. Siapkan peralatan yang diperlukan, seperti mortir dan stamper (jika diperlukan), spatula, timbangan analitik, gelas ukur, cawan penguap (jika diperlukan), wadah salep, dan label.
e. Periksa kembali resep untuk memastikan dosis dan bahan yang digunakan sesuai dengan instruksi dokter.

2. Peracikan Salep:

Setelah semua persiapan dilakukan dengan seksama, maka proses peracikan salep dapat dimulai. Ikuti langkah-langkah berikut dengan cermat untuk memastikan hasil yang optimal.

a. Timbang semua bahan aktif dan basis salep secara akurat sesuai dengan resep menggunakan timbangan analitik yang telah dikalibrasi. Catat semua hasil penimbangan pada catatan peracikan.
b. Gerus bahan aktif yang berbentuk padat (misalnya, serbuk) di dalam mortir dengan stamper hingga halus dan homogen. Jika diperlukan, tambahkan sedikit basis salep untuk membantu proses penghalusan.
c. Tambahkan basis salep secara bertahap ke dalam mortir, sambil terus digerus hingga semua bahan tercampur rata dan membentuk massa yang homogen. Pastikan tidak ada gumpalan atau partikel yang tidak terdistribusi dengan baik.
d. Jika resep memerlukan pemanasan, lelehkan basis salep di atas cawan penguap di atas penangas air (water bath) dengan suhu yang terkontrol. Hindari pemanasan berlebihan yang dapat merusak bahan aktif. Setelah basis salep meleleh, dinginkan sedikit sebelum menambahkan bahan aktif yang telah digerus.
e. Setelah semua bahan tercampur rata, pindahkan salep ke dalam wadah yang sesuai. Pastikan wadah bersih dan kering. Hindari mengisi wadah terlalu penuh.

3. Pengemasan dan Pelabelan:

Setelah salep selesai diracik, langkah selanjutnya adalah mengemas dan memberi label dengan benar.

a. Pastikan wadah salep tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kestabilan sediaan.
b. Tempelkan label yang jelas dan lengkap pada wadah salep. Label harus mencantumkan informasi berikut:
Nama pasien
Nomor resep
Tanggal peracikan
Nama obat (sesuai dengan resep)
Cara pemakaian
Tanggal kadaluarsa
Nama apotek atau rumah sakit
Instruksi penyimpanan (jika diperlukan)
c. Serahkan salep yang telah diberi label kepada pasien atau perawat, berikan informasi yang jelas mengenai cara pemakaian, efek samping yang mungkin terjadi, dan instruksi penyimpanan.

4. Pembersihan dan Dokumentasi:

Setelah selesai meracik dan menyerahkan salep, jangan lupa untuk membersihkan area kerja dan mendokumentasikan seluruh proses.

a. Bersihkan semua peralatan yang telah digunakan dengan air dan sabun, kemudian keringkan dengan lap bersih. Pastikan tidak ada sisa-sisa bahan obat yang tertinggal.
b. Buang sarung tangan sekali pakai ke dalam tempat sampah medis.
c. Catat semua informasi terkait peracikan salep dalam catatan peracikan, termasuk nama bahan, jumlah yang digunakan, tanggal kadaluarsa bahan, nama peracik, dan nomor batch (jika ada). Dokumentasi ini penting untuk keperluan penelusuran dan evaluasi kualitas.
d. Simpan catatan peracikan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kalkulator Klinik

Formula Cockroft-Gault
GFR = ((140-umur) × BB × k) / (72 × SCr)
k = 1.0 (pria), 0.85 (wanita) | Normal: >90 mL/min/1.73m²

Perhitungan GFR (Cockroft-Gault)