Cek Glukosa Darah dengan Rapid Test
Nomor SOP: SOP/32/2025
Status: Aktif
Tanggal Terbit: 2025-09-20
Tanggal Review: Belum ditentukan
Dibuat oleh: Dr.apt. Syuhada, M.Farm.
📝 Deskripsi Ringkas
SOP ini bertujuan untuk memberikan panduan standar dalam melakukan pengecekan glukosa darah menggunakan rapid test. Prosedur ini penting untuk memantau kadar glukosa darah pasien secara cepat dan akurat, mendukung diagnosis dan pengelolaan kondisi medis terkait.
📄 Isi Lengkap SOP
Sebelum memulai proses pengecekan glukosa darah, pastikan Anda telah mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki semua perlengkapan yang dibutuhkan.
Langkah-langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Persiapan Alat dan Bahan:
Pastikan semua alat dan bahan yang diperlukan tersedia dan dalam kondisi baik. Ini termasuk:
a. Alat glukometer yang berfungsi dengan baik dan sudah dikalibrasi.
b. Strip tes glukosa yang sesuai dengan alat glukometer. Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan.
c. Lancet steril baru.
d. Kapas alkohol 70% atau swab alkohol.
e. Wadah penampung limbah medis (safety box) untuk membuang lancet dan strip tes bekas.
f. Sarung tangan bersih (non-steril).
g. Formulir pencatatan hasil pemeriksaan glukosa darah.
2. Persiapan Pasien:
Komunikasikan dengan pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan dan tujuan dari pemeriksaan.
a. Jelaskan prosedur secara singkat dan jelas kepada pasien, termasuk potensi rasa tidak nyaman yang mungkin timbul.
b. Minta pasien untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer.
c. Pilih lokasi pengambilan sampel darah. Biasanya, ujung jari (jari tengah atau jari manis) adalah pilihan yang paling umum. Hindari area yang memar, bengkak, atau luka.
3. Prosedur Pengambilan Sampel Darah:
Lakukan pengambilan sampel darah dengan hati-hati dan perhatikan kebersihan.
a. Kenakan sarung tangan bersih.
b. Bersihkan area yang akan ditusuk dengan kapas alkohol 70% atau swab alkohol. Biarkan mengering sendiri.
c. Tusuk jari dengan lancet steril. Gunakan lancet yang dirancang untuk satu kali pakai.
d. Tekan jari dengan lembut untuk mengeluarkan setetes darah yang cukup. Usap tetes darah pertama dengan kapas kering.
e. Teteskan darah pada strip tes sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan strip dan alat glukometer.
4. Pembacaan dan Pencatatan Hasil:
Baca hasil pemeriksaan glukosa darah dan catat dengan benar.
a. Masukkan strip tes ke dalam alat glukometer. Alat akan secara otomatis mulai membaca kadar glukosa darah.
b. Tunggu beberapa saat hingga hasil pemeriksaan muncul pada layar alat glukometer.
c. Catat hasil pemeriksaan pada formulir pencatatan yang telah disiapkan. Sertakan tanggal, waktu, dan identitas pasien.
5. Setelah Pemeriksaan:
Setelah pemeriksaan selesai, buang limbah medis dengan aman dan berikan perawatan yang tepat kepada pasien.
a. Buang lancet dan strip tes bekas ke dalam wadah penampung limbah medis (safety box).
b. Tekan area bekas tusukan dengan kapas kering untuk menghentikan pendarahan. Berikan plester jika diperlukan.
c. Lepaskan sarung tangan dan buang ke tempat sampah medis.
d. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
e. Informasikan hasil pemeriksaan kepada pasien atau tenaga medis yang berwenang.
6. Pencatatan dan Pelaporan:
Pastikan semua informasi terkait pemeriksaan tercatat dengan lengkap dan akurat.
a. Simpan formulir pencatatan hasil pemeriksaan di tempat yang aman dan mudah diakses.
b. Laporkan hasil pemeriksaan yang abnormal kepada dokter atau tenaga medis yang berwenang sesuai dengan protokol yang berlaku.
Prosedur di atas akan membantu Anda dalam melakukan pengecekan glukosa darah dengan rapid test secara efektif dan aman.
Langkah-langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Persiapan Alat dan Bahan:
Pastikan semua alat dan bahan yang diperlukan tersedia dan dalam kondisi baik. Ini termasuk:
a. Alat glukometer yang berfungsi dengan baik dan sudah dikalibrasi.
b. Strip tes glukosa yang sesuai dengan alat glukometer. Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan.
c. Lancet steril baru.
d. Kapas alkohol 70% atau swab alkohol.
e. Wadah penampung limbah medis (safety box) untuk membuang lancet dan strip tes bekas.
f. Sarung tangan bersih (non-steril).
g. Formulir pencatatan hasil pemeriksaan glukosa darah.
2. Persiapan Pasien:
Komunikasikan dengan pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan dan tujuan dari pemeriksaan.
a. Jelaskan prosedur secara singkat dan jelas kepada pasien, termasuk potensi rasa tidak nyaman yang mungkin timbul.
b. Minta pasien untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer.
c. Pilih lokasi pengambilan sampel darah. Biasanya, ujung jari (jari tengah atau jari manis) adalah pilihan yang paling umum. Hindari area yang memar, bengkak, atau luka.
3. Prosedur Pengambilan Sampel Darah:
Lakukan pengambilan sampel darah dengan hati-hati dan perhatikan kebersihan.
a. Kenakan sarung tangan bersih.
b. Bersihkan area yang akan ditusuk dengan kapas alkohol 70% atau swab alkohol. Biarkan mengering sendiri.
c. Tusuk jari dengan lancet steril. Gunakan lancet yang dirancang untuk satu kali pakai.
d. Tekan jari dengan lembut untuk mengeluarkan setetes darah yang cukup. Usap tetes darah pertama dengan kapas kering.
e. Teteskan darah pada strip tes sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan strip dan alat glukometer.
4. Pembacaan dan Pencatatan Hasil:
Baca hasil pemeriksaan glukosa darah dan catat dengan benar.
a. Masukkan strip tes ke dalam alat glukometer. Alat akan secara otomatis mulai membaca kadar glukosa darah.
b. Tunggu beberapa saat hingga hasil pemeriksaan muncul pada layar alat glukometer.
c. Catat hasil pemeriksaan pada formulir pencatatan yang telah disiapkan. Sertakan tanggal, waktu, dan identitas pasien.
5. Setelah Pemeriksaan:
Setelah pemeriksaan selesai, buang limbah medis dengan aman dan berikan perawatan yang tepat kepada pasien.
a. Buang lancet dan strip tes bekas ke dalam wadah penampung limbah medis (safety box).
b. Tekan area bekas tusukan dengan kapas kering untuk menghentikan pendarahan. Berikan plester jika diperlukan.
c. Lepaskan sarung tangan dan buang ke tempat sampah medis.
d. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
e. Informasikan hasil pemeriksaan kepada pasien atau tenaga medis yang berwenang.
6. Pencatatan dan Pelaporan:
Pastikan semua informasi terkait pemeriksaan tercatat dengan lengkap dan akurat.
a. Simpan formulir pencatatan hasil pemeriksaan di tempat yang aman dan mudah diakses.
b. Laporkan hasil pemeriksaan yang abnormal kepada dokter atau tenaga medis yang berwenang sesuai dengan protokol yang berlaku.
Prosedur di atas akan membantu Anda dalam melakukan pengecekan glukosa darah dengan rapid test secara efektif dan aman.